PARUREAN

CARILAH DAHULU KERAJAAN ALLAH DAN KEBENARAN NYA MAKA SEMUA ITU AKAN DI TAMBAHKAN KEPADAMU

Selasa, 06 Agustus 2013

Kepastian Keselamatan

Dengan berlandaskan Pertobatan dan Iman yang benar, Tuhan ingin setiap orang yang percaya menerima kepastian keselamatannya (1 Yohanes 5:13).

Banyak orang kristen tidak menerima kepastian keselamatan oleh karena bermacam-macam rintangan.


Kepastian Keselamatan diterangkan sebagai Bebas dari keragu-raguan, percaya, pasti dan berketetapan. Alkitab menerangkan bahwa Tuhan telah mengampuni kita dalam Kristus dan menerima kita didalam AnakNya yang terkasih (Efesus 1:5-6). Itu adalah kehendakNya (2 Petrus 3:9). Firman Tuhan mengajarkan setiap orang percaya harus punya kepastian keselamatan dan menerimanya dihadapan Tuhan, sebagaimana Paulus memberitakan Injil dengan penuh kepastian (1 Tesalonika 1:5). Dia juga menyaksikan .....Aku tahu kepada siapa aku percaya dan aku yakin bahwa Dia berkuasa memelihara apa yang telah dipercayakanNya kepadaku hingga pada hari Tuhan (2 Timotius 1:12).
Perbedaan antara : Tahu dengan Yakin / Percaya.

Ini adalah ketetapan hati Paulus, aman dan sentosa didalam Kristus (Roma 5:7-11). Didalam surat kirimannya Yohanes memakai perkataan "mengenal" lebih dari 40 kali untuk menjamin orang percaya bahwa dia boleh mengetahui keselamatannya dan menerima didalam Tuhan melalui Kristus. Orang-orang percaya tidak akan menyangsikan bilamana ia memiliki kepastian dan keyakinan akan janji-jani Allah melalui Yesus Kristus (1 Yohanes 5:13 ; 1 Yohanes 3:14). Alkitab menyatakan kita sudah pindah, bukan akan pindah (Yohanes 5:24). Nama kita sudah tercatat dalam Buku Kehidupan : (Wahyu 20:12-15). Kapan itu ? Ketika kita masih hidup didunia ini, yaitu ketika kita menerima Yesus Kristus sebagai Juru Selamat kita secara pribadi (Lukas 10:19-20).

Paulus mengajarkan kepada kita 3 aspek jaminan dalam surat-surat kirimannya :

1. Harus punya keyakinan keselamatan sepenuhnya (Ibrani 10:22).
2. Harus punya pengertian sepenuhnya (Kolose 2:2).
3. Harus punya pengharapan yang pasti sampai kesudahannya (Ibrani 6:11).

Orang percaya mengalami kepastian ini selama-lamanya oleh karena kebenaran itu ditandai dengan damai sejahtera didalam Allah (Yesaya 32:17).

Jalan Kepastian Keselamatan

Tuhan menyediakan berbagai macam cara agar seorang percaya dapat memiliki kepastian keselamatannya:
  1. Kesaksian oleh Firman Tuhan yang merupakan bukti dari luar dan kesaksian tertulis (1 Yohanes 5:12-13 ; 1 Yohanes 2:29 ; Yohanes 3:16,36).

  2. Kesaksian oleh Roh Kudus yang merupakan bukti dari dalam. Dia yang percaya mempunyai kesaksian didalam dirinya sendiri (1 Yohanes 5:9-12 ; Roma 8:16 ; Galatia 4:6-7). Roh kudus memberi kesaksian bersama-sama dengan roh kita bahwa kita telah lahir baru dan menjadi anak-anak Allah.

  3. Kesaksian suara hati yang jelas. Kesaksian dari dalam hati. Paulus menyatakan baha suara hatinya turut bersaksi dalam Roh Kudus (Kisah Para Rasul 24:16 ; Roma 9:1 ; 1 Petrus 3:21).

  4. Kesaksian kehidupan seorang Kristen.
    Hidup yang berpadanan dengan Firman Tuhan. Ini bukti yang muncul keluar yang memastikan hati kita dihadapan Tuhan (1 Yohanes 3:14 ; 2 Korintus 13:5).
Lahir baru satu kali, tapi bertobat berkali-kali (tiap-tiap hari) ! Kolose 3:10.

Apakah Keselamatan Itu ?

Keselamatan artinya kelepasan atau bebas. Masalah (problem) manusia adalah Dosa. Manusia telah melanggar sifat Allah yang suci dan telah kehilangan Kemuliaan Allah. Oleh karenanya keselamatan semata-mata pekerjaan Allah untuk membawa manusia dari keadaan berdosa kepada kemuliaan melalui Yesus Kristus (Efesus 2:8-9).

Orang selamat bukan karena berbuat baik, tetapi karena menerima anugerah. Orang binasa masuk neraka bukan pula karena telah berbuat dosa tetapi karena menolak anugerah.
Keselamatan itu adalah pemberian TUHAN ! (Roma 3:23-24)

Rencana Keselamatan

Karena semua orang telah berbuat dosa dan terhilang (Lukas 19:10 ; Roma 3:23) Allah mengutus anakNya Tuhan Yesus mati di Kayu Salib untuk menggantikan kita (Roma 5:8-11 ; 1 Korintus 15:1-4 ; 2 Korintus 5:21). Tidak seorangpun yang sanggup menyelamatkan dirinya sendiri ! (Mazmur 49:8-10)

Barang siapa percaya akan Dia tidak akan binasa tetapi hidup bersama denganNya selama-lamanya (Yohanes 3:16) dan di dalam Dia menuju suatu kehidupan yang limpah dengan berkat dalam dunia ini (Yohanes 10:10). Upahnya di bumi dan di sorga, nanti dan masa kini ! (Markus 10:28-31)

Hal-Hal Yang Diperlukan Untuk Keselamatan

Hal yang diperlukan untuk keselamatan :
  1. Menyadari bahwa ia terhilang dan perlu diselamatkan (Roma 3:23).
  2. Menerima dan mengakui kematian Yesus Kristus sebagai jalan keselamatannya (Matius 20:28 ; 2 Korintus 5:21).
  3. Bertobat dan berbalik kepada Tuhan (Kisah Para Rasul 26:20). Tidak cukup sekedar percaya (Yakobus 2:19).

Rintangan-Rintangan Kepastian Keselamatan

Beberapa rintangan-rintangan pokok yang menjauhkan anak-anak Tuhan dari kepastian keselamatannya adalah sebagai berikut :
  1. Keragu-raguan, ketidak percayaan (Markus 11:22-24 ; Roma 5:8-10).
  2. Kosong dari Roh yang mengampuni (Markus 11:25-26).Oleh karena itu harus mengampuni (Matius 18:21-35) dan melupakan (Yesaya 43:25).
  3. Suam-suam (Wahyu 3:15-16).
  4. Mendukacitakan Roh Kudus (Efesus 4:30-31 ; 1 Tesalonika 5:19).
  5. Membiarkan iblis mencuri kepastian keselamatan tersebut (Yohanes 10:10 ; Yakobus 4:7).
  6. Tidak melakukan kehendak Tuhan (Lukas 12:47-48).
  7. Pergaulan yang buruk (Amsal 4:14 ; 1 Korintus 15:33).
  8. Mengikuti dunia (1 Yohanes 2:15-17 ; Yakobus 4:4).
  9. Tidak membina hubungan kasih dengan Kristus (Wahyu 2:4-5).
  10. Dosa yang disengaja (Ibrani 10:25-29).
  11. Berjalan dengan penglihatan mata jasmani / perasaan, tidak dengan Iman (2 Korintus 5:7).
  12. Tidak taat / patuh pada Firman Tuhan (Yohanes 15:10 ; Kisah Para Rasul 5:29,32).

Bagaimana Mengetahui Bahwa Kita Selamat ?

Kita mengetahui baha kita selamat karena kita :
  1. Menerima Firman Tuhan sebagai kebenaran (Yohanes 3:16 ; Yohanes 5:24).
  2. Mengaku Kristus dihadapan orang lain (Matius 10:32 ; Roma 10:9-10).
  3. Mau melakukan kehendak Tuhan (Yohanes 7:17 ; Ibrani 6:10-11).
  4. Mendengarkan dan mengikuti Gembala yang baik (Yohanes 10:27-30).
  5. Patuh akan Firman Tuhan (1 Yohanes 2:3-6).
  6. Telah meninggalkan dosa dan terus menerus diperbaharui (1 Yohanes 3:8-9 ; Kolose 3:9-10).
    Kalau tetap berbuat dosa artinya tidak atau belum bertobat.
  7. Mengasihi orang percaya lain (1 Yohanes 3:14 ; 18-19 ; 1 Yohanes 4:7).
    Kasih itu perlu dan harus bertambah !
  8. Mendapat kesaksian Roh (1 Yohanes 4:13-14 ; 5:10 ; Roma 8:16).
  9. Didukung oleh kesaksian Firman Tuhan sendiri (1 Yohanes 5:13).

Janji-Janji Tuhan Bagi Orang Percaya

Setelah kita percaya kepadaNya dan menerima Tuhan Yesus Kristus sebagai Juru Selamat pribadi, maka ingatlah janji-janji Tuhan kepada kita, yaitu Dia akan :
  1. Memberi hidup yang kekal (1 Yohanes 5:11-13 ; Yohanes 3:16).
  2. Memberi pengampunan (Kolose 2:13 ; 1 Yohanes 1:9 ; 1 Yohanes 2:1).
    Mengapa anak Tuhan bisa diampuni (Wahyu 2:13 ; 1 Yohanes 5:19-20).
  3. Menjadi anak-anak Allah (Galatia 3:26 ; Yohanes 1:12).

Hal-Hal Yang Perlu Diketahui Dalam Keselamatan

Hal-hal yang perlu diketahui dalam keselamatan :
  1. Keselamatan kita bukan berdasar perasaan tetapi fakta ! (Kolose 2:6 ; Matius 24:35)
  2. Kita telah menjadi Ciptaan Baru (2 Korintus 5:17) dan terus menerus diperbaharui (Kolose 3:9-10).

Menjadi Ciptaan Baru

Setelah menjadi Ciptaan Baru hidup kita akan berubah yang ditandai dengan :
  1. Kerinduan akan Firman Tuhan (1 Petrus 2:2).
  2. Kerinduan untuk hidup kudus (1 Yohanes 2:3).
  3. Kasih akan sesama (1 Yohanes 3:14 ; Yohanes 13 :34).
  4. Keinginan untuk bersaksi (Kisah Para Rasul 4:20).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar